Kamis, 22 Januari 2026

Lima Atlet Lanud Sut Siap Berlaga di Kejuaraan Paralayang TNI AU Subang

 


PADANG, hantaran.co — Komandan Lanud Kolonel Nav Saeful Rakhmat bersama Kadispotdirga Lanud Sutan Sjahrir Mayor Tek Wahyudi Krisdyanto melepas lima atlet Paralayangnya siap berlaga untuk mengikuti kejuaraan paralayang yang diadakan oleh TNI AU di gelar di Puncak Bukit Santiong Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, di Apron Baseops Lanud Sut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Padang, Rabu, (19/10/2022).


Kejuaran tersebut rencana diikuti para atlet paralayang jajaran TNI AU dari seluruh Indonesia. Kejuaraan paralayang TNI AU Tahun 2022 akan buka oleh Kapuspotdirga Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si ( Han) di lokasi Take off atau di Bukit Santiong Subang Kalijati.


Adapun kegiatan tersebut akan dihadiri langsung oleh Sekjen PB FASI dan Kasubdis Natdirga Dispotdirga TNI AU Kolonel Kes Drs. Irwanto.


Dalam kesempatannya Danlanud Sut sangat mengapresiasi ke lima atlit kita yang akan berlaga disana, semoga dalam pelaksanaan pertandingan nanti tetap safety, jaga nama Lanud Sut dan selamat sampai tiba nanti. . Kejuaraan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, Pada tanggal 20 – 23 Oktober 2022. (*)


Lima Atlet Lanud Sut Siap Berlaga di Kejuaraan Paralayang TNI AU Subang - Hantaran https://share.google/sVDpuX7T9nXT93DIn

Atlet Indonesia Raih Emas Kejuaraan Paralayang di Jepang

 


KBRN, Jakarta: Atlet Paralayang Indonesia asal Tulungagung, Damar Tetuko Harimurti (17), menunjukkan penampilan gemilang dalam ajang Fujinomiya Paragliding Accuracy Internasional Open. Kejuaran ini diselenggarakan oleh Japan Hang and Paragliding Federation (JHF) di Asagiri, Fujinomiya, Jepang, pada 28-29 November 2025 lalu.


Di tengah persaingan ketat antarnegara Asia, Siswa kelas 12 SMAN 1 Boyolangu tampil konsisten an memborong sejumlah prestasi membanggakan. Yaitu, Juara 1 individuals (usia di bawah 26 tahun) dan Juara 2 individuals (overall) sekaligus meraih 2 medali emas dan 1 medali perak. 


Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengapresiasi prestasi Damar tersebut. Karena ini kali pertama Indonesia ikut dalam Kejuaraan Dunia Paralayang di Jepang.


“Selamat atas capaian gemilang yang sukses diraih Damar Tetuko Harimurti dalam ajang Internasional Kejuaraan Paralayang di Jepang," kata Al Aula dalam siaran pers KBRI Tokyo yang diterima RRI, Kamis (4/12/2025).


Menurut dia, prestasi ini menjadi bukti kuat bahwa atlet Paralayang Indonesia mampu meraih prestasi papan atas tingkat dunia. Prestasi Damar ini tentunya tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga menjadi penyemangat atlet Paralayang Indonesia lainnya untuk lebih berprestasi. 


"Dukungan dari KBRI Tokyo senantiasa kami upayakan bagi putra putri Indonesia dalam kompetisi dunia lainnya yang diadakan di Jepang,” ujar Al Aula, yang didampingi Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud, Iqbal Mohammad, Amrullah, saat menerima Damar Tetuko Harimurti di KBRI Tokyo.


Dengan torehan prestasi ini, Damar Tetuko Harimurti saat ini menjadi atlet Paralayang Indonesia peringkat 4 dunia untuk kelompok U26. Serta, peringkat satu Indonesia. 


Menurut Damar, tingkat kesulitan di kejuaraan ini lumayan berat dikarenakan posisi landing dikelilingi oleh bukit dan pohon. Sehingga, mengakibatkan turbulensi yang membuat parasut goyang dan susah turun. 


Damar juga mengungkapkan bahwa mengikuti kejuaraan di Jepang ini sangat menyenangkan. Karena setiap orang memiliki attitude dan rasa hormat yang tinggi, serta memiliki solidaritas sesama lawan. 


"Saya sendiri sangat merasakan atmosfer yang berbeda. Sangat amat jauh berbeda dengan saat saya mengikuti kejuaraan dunia di negara lain,” ujarnya.


Selain Indonesia, Fujinomiya Paragliding Accuracy Internasional Open diikuti oleh Malaysia, Thailand, Mongolia, Kosovo, dan Spanyol, serta tuan rumah Jepang dengan total 60 atlet. Indonesia di kompetisi ini hanya menurunkan Damar Tetuko Harimurti, karena tim inti atlet Paralayang Indonesia bersiap untuk SEA Games Thailand 2025. 


Keikutsertaan atlet Indonesia dalam ajang ini didukung oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Raihan prestasi internasional yang pernah diraih Damar antara lain Juara 2 overall Kejuaraan Dunia Paralayang 1 series Thailand 2025; serta Juara 2 overall Kejuaraan Dunia Paralayang 2 series Kazakhtan 2025; 


Kemudian, Juara 1 team Kejuaraan Dunia Paralayang 3 series Indonesia; Juara 1 u26 Paragliding Accuracy World Cup (PGWC) 4 series Turki 2025; dan, Juara 3 U26 PGWC Superfinal China 2024.


RRI.co.id - Atlet Indonesia Raih Emas Kejuaraan Paralayang di Jepang https://share.google/hRRSE8YVrq3GYiC5U

Atlet Paralayang Kabupaten Semarang Mendominasi Ajang Pra Porprov 2026

 


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Babak kualifikasi cabang olahraga Paralayang pekan olahraga provinsi (Porprov) Jateng XVII 2026 digelar di Kabupaten Semarang. Sebanyak 87 atlet bersaing ketat memperebutkan kuota 55 atlet.


Sedangkan kuota 5 atlet menjadi jatah Kabupaten Semarang yang akan menjadi tuan rumah sekaligus memperoleh wild card.


Technical Delegate (TD) Porprov Jateng, Alfari Widyasmara menjelaskan meski tidak ikut bertanding di babak kualifikasi, para atlet tuan rumah diyakini akan berbicara banyak saat Porprov nanti.


“Seperti Afif (Muhammad Afifian) itu konpetisinya di luar juga bagus. Walaupun tidak mendapat wild card, pasti akan di lini atas,” katanya saat ditemui di lapangan Rowoboni tempat landing para pilot paralayang.


Menyinggung venue Gunung Gajah yang menjadi tempat take of para pilot, Alfari menyebut Gunung Gajah dan Puncak Telomoyo ini cocok untuk nomor cross country. Meski yang dipertandingkan dalam kualifikasi Porprov saat ini adalah ketepatan mendarat.


Venue ini pertama kali digunakan untuk ketepatan mendarat. Kendala jarak antara tempat take off dan landing yang menyita waktu dapat diatasi berdasarkan kesepakatan para peserta.


Salah seorang pilot, Langit Ramadan mengakui venue Gunung Gajah cukup menantang.


“Serem juga (venuenya). Tapi tidak ada kendala. Insya Allah bisa masuk Porprov,” pungkasnya.


Sementara, pada hari Sabtu (23/8/2025) menjadikan persaingan ronde ke-empat babak kualifikasi Porprov XVII cabor paralayang berlangsung seru. Persaingan antar pilot untuk menjadi yang terbaik pada berbagai kategori nomor lomba pun tersaji di kawasan Gunung Gajah, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.


Pada Kategori A Putra, persaingan ketat antara pilot Kota Surakarta, Samuel Pisga Drajad dan pilot Kabupaten Banyumas, Damar Azis Prasidya tak terelakkan.


Bahkan pada ronde ke-empat –yang berlangsung dalam empat sesi lomba– keduanya sama- sama menduduki ranking pertama, setelah masing- masing mengemas total poin 11.


Menempel ketat Samuel dan Damar, pilot Kabupaten Karanganyar, Anang Dwi Martanto yang pada lomba ronde ketiga mengoleksi total poin 14 dan mendjduki ranking 4.


Sementara pada kategori Beregu A di ronde ke-empat babak kualifikasi cabor pafalayang ini, juga terjadi kebangkitan serta pergeseran peringkat terbaik.


Trio pilot Banyumas yang diperkuat trio Vadilla Monza Irfan, Muh Adz Dzikri Adzan dan Eka Nesti Wulansari mampu menggeser tim beregu Kabupaten Karanganyar yang perkasa di ronde- ronde sebelumnya.


Tim beregu A Kabupaten Banyumas menduduki peringkat teratas dengan mengoleksi total poin 76 dari empat sesi lomba pada ronde ke-empat tersebut.


Kebangkitan juga ditunjukkan trio pilot Kabupaten Grobogan yang diperkuat Arfan Lubis Jilani, Dian Agus dan Erika Yolanda Putri.


Jika pada ronde sebelumnya hanya bercokol di perinvkat ke-empat, trio Kabuoaten Grobogan ‘menyodok’ dan menempati rangking kedua dengan raihan total poin 90.


Sementara tim beregu Tim beregu Kabupaten Karanganyar harus puas menduduki rangking ketiga, setelah Febrian Kurnia Putra, Anang Dwi Martanto dan Riza Kurniawan Murni mengoleksi total 222.


Pada Minggu (24/08/2025) menjadi ronde terakhir babak kualifikasi cabor paralayang. Ronde ini menjadi penentu daerah mana saja yang berhak lolos dan mendapatkan tiket cabor paralayang pada Porprov Jawa Tengah XVII 2026 mendatang. (muz)


Atlet Paralayang Kabupaten Semarang Mendominasi Ajang Pra Porprov 2026 | JATENGPOS.CO.ID https://share.google/mQz5VUwCb9wT6WCus

Pemkab Lobar Luncurkan 32 Event Pariwisata untuk Tahun 2026

By Yudina Nujumul Qur'ani November 25, 2025 




Lombok Barat (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2026 yang berisi 32 kegiatan pariwisata yang akan digelar sepanjang tahun depan. Peluncuran berlangsung di Amphiteater Pasar Seni Senggigi, Senin (24/11/2025), sebagai langkah untuk menghidupkan kembali aktivitas pariwisata dan memperkuat posisi Senggigi sebagai destinasi unggulan.


Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), menyebut peluncuran CoE 2026 menjadi awal kebangkitan sektor pariwisata daerah dan Senggigi. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan merupakan hasil kolaborasi Pemda dan para pelaku pariwisata.


“Mudah-mudahan ikhtiar kita bersama untuk mengembalikan Senggigi ke posisi kejayaannya membuahkan hasil kita bersama,” ucap LAZ.


Menurut LAZ, event merupakan elemen penting dalam sektor pariwisata, sehingga penyelenggaraannya tidak hanya bergantung pada pemerintah. Ia mendorong Dinas Pariwisata untuk merangkul berbagai potensi dan menjalin komunikasi dengan para pelaku wisata guna membentuk rangkaian kegiatan tahunan yang terintegrasi.


“Event ini tidak bisa Pemda sendiri yang melaksanakan, perlu kolaborasi. Maka dari 32 event yang akan digelar, merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak,” terangnya.


LAZ menambahkan, Pemkab akan mengoptimalkan seluruh potensi Lobar untuk menciptakan kegiatan yang mampu menarik minat wisatawan. Ia berharap hotel berbintang di wilayah itu juga dapat menyelenggarakan event mandiri secara rutin untuk mendukung pemulihan pariwisata dan peningkatan hunian.


“Saya berharap bahwa Calendar of Event ini betul-betul bisa kita kawal dengan baik secara bersama-sama,” ujarnya.


CoE 2026 mencakup berbagai kegiatan sepanjang tahun, mulai dari Merumatta Coast Trail, Pesona Ramadan, Lebaran Topat, rangkaian acara HUT Lombok Barat, hingga sejumlah sport tourism seperti Senggigi Fun Run, Cemara Trail Run, dan Merumatta Half Marathon. Sejumlah festival budaya, musik, dan atraksi wisata juga dijadwalkan, termasuk Festival Taman Narmada, Festival Gendang Beleq, Festival Pesona Senggigi, Senggigi Sunset Jazz, dan Perang Topat.


Menjelang akhir tahun, CoE akan diisi dengan kegiatan menuju road to MotoGP 2026, Festival Dua Gunung, Kejuaraan Paralayang 2026, Festival Sekotong, hingga penutup tahun berupa Family Fun Run dan perayaan Tahun Baru 2027. Pemda Lobar berharap rangkaian event ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Pemkab Lobar Luncurkan 32 Event Pariwisata untuk Tahun 2026 - INSIDELOMBOK https://share.google/cn18NaChAihqeR4oA

Parasut Terhempas Angin Kencang, Atlet Paralayang di Florida AS Jatuh ke Laut | BERUT

 https://youtu.be/wp6ccHEfkwk?si=6JFVovZwsiCVht5I

FLORIDA, KOMPAS.TV - Seorang penerbang paralayang jatuh dari ketinggian 152 meter ke laut di kawasan lepas Pantai Singer Island, Florida, Amerika Serikat usai hembusan angin kencang merusak parasutnya.

Kejadian tersebut terekam kamera amatir.

Paralayang di udara terlihat kehilangan keseimbangan akibat hembusan angin yang kencang dan merusak parasutnya.

Parasut Terhempas Angin Kencang, Atlet Paralayang di Florida AS Jatuh ke Laut | BERUT https://share.google/QH29swykQx3vRkqWq

Paralayang Gunung Haruman Garut, Wisata Udara yang Masih Eksis dan Aman Dicoba


 
Kabar BUMN - Paralayang di Gunung Haruman, Garut, masih menjadi aktivitas wisata yang bisa dinikmati hingga sekarang.

Berlokasi di kawasan Haruman Jingga, pengalaman ini menawarkan sensasi terbang sambil menikmati panorama alam Garut dari ketinggian, dengan hamparan perbukitan hijau yang memanjakan mata.

Kegiatan yang tersedia di Gunung Haruman ini menggunakan sistem paralayang tandem.

Pengunjung akan terbang bersama pilot profesional dan bersertifikasi, sehingga tidak memerlukan keahlian khusus.

Cukup mengikuti arahan, lalu menikmati momen melayang di udara.

Durasi penerbangan berkisar antara 7 hingga 15 menit, menyesuaikan kondisi angin dan cuaca.

Lokasi lepas landas berada di Bukit Haruman Jingga, salah satu titik favorit paralayang di Garut.

Aktivitas ini rutin dibuka setiap hari Minggu dan masih diminati wisatawan yang ingin merasakan petualangan ringan namun berkesan.

Demi kenyamanan dan keamanan, pengunjung disarankan melakukan pemesanan minimal satu hari sebelumnya.

Untuk biaya, paralayang tandem di Gunung Haruman dibanderol Rp450.000 per orang untuk WNI dan Rp550.000 per orang untuk WNA.

Harga tersebut sudah termasuk pilot tandem.

Bagi yang ingin mengabadikan momen di udara, tersedia layanan dokumentasi tambahan.

Rekaman menggunakan GoPro dikenakan biaya Rp150.000 per orang, sedangkan dokumentasi dengan kamera Insta360 sebesar Rp250.000 per orang.

Menariknya, akses ke area take-off tidak dikenakan tiket masuk, sehingga pengunjung yang tidak terbang tetap bisa menikmati suasana atau menyaksikan aktivitas paralayang.

Bagi yang tertarik mencoba, informasi dan reservasi paralayang di Gunung Haruman dapat dilakukan dengan menghubungi akun TikTok resmi @tandem.paralayang.garut melalui pesan langsung.

Pastikan melakukan booking H-1 agar mendapatkan jadwal terbang yang tersedia.

Paralayang di Gunung Haruman bukan sekadar olahraga ekstrem, tetapi cara seru menikmati alam Garut dari sudut pandang yang berbeda.

Cocok untuk mengisi libur dengan pengalaman yang singkat, menantang, dan sulit dilupakan.


Paralayang Gunung Haruman Garut, Wisata Udara yang Masih Eksis dan Aman Dicoba - Kabar BUMN https://share.google/SAAJcBfMKf0BwZu1g

Bukit Salena Disiapkan Jadi Venue Paralayang Berskala Internasional

 


RRI.CO.ID, Palu – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya, mulai melakukan ancang-ancang perencanaan pemanfaatan Bukit Salena, Kota Palu, sebagai lokasi penyelenggaraan event paralayang berskala nasional hingga internasional.

Perencanaan tersebut tidak hanya mencakup penyiapan sarana dan prasarana olahraga, tetapi juga penentuan momentum pelaksanaan event. Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penyelenggaraan event paralayang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga dapat menjadi agenda tahunan yang berdampak luas bagi promosi daerah

“Upaya ini diarahkan untuk membuka peluang Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah berbagai agenda olahraga strategis di masa mendatang, sekaligus penguatan sport tourism di Sulawesi Tengah” ujarnya pada RRI Senin 19 Januari 2026.

Sejalan dengan ancang-ancang tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mendorong agar Sulawesi Tengah mulai mempersiapkan diri sebagai lokasi pelaksanaan event olahraga berskala nasional hingga internasional.

Sebagai bagian dari perencanaan, Gubernur Anwar Hafid meninjau langsung lokasi paralayang di Bukit Salena untuk melihat potensi pengembangan landasan pacu paralayang. Landasan pacu yang direncanakan berada lebih dari 200 meter lebih tinggi dibandingkan lokasi sebelumnya dan diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan menuju Fornas 2027.

“Saya naik ke Bukit Salena untuk meninjau langsung landasan pacu paralayang yang sedang kita siapkan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami membangun sarana dan prasarana olahraga yang layak bagi para atlet, sekaligus sebagai persiapan menuju Fornas 2027,” ujar Anwar Hafid.

Selain untuk kepentingan olahraga, kawasan Bukit Salena juga masuk dalam perencanaan pengembangan ruang publik dan sport tourism. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kawasan ini tidak hanya mendukung lahirnya atlet paralayang berprestasi, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang memperkenalkan keindahan alam Sulawesi Tengah dari sudut pandang yang berbeda.

Pemerintah provinsi menegaskan, seluruh perencanaan tersebut akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait, guna memastikan kesiapan Bukit Salena sebagai venue paralayang di masa mendatang.

Rabu, 21 Januari 2026

Bupati Sumedang Cek Lokasi Landing 120 Pilot Paralayang

 


Penulis : Pupuh S Wijaya || Editor : Deddi Rustandi


PPS - Lokasi landing para pilot paralayang untuk ajang West Java Paragliding Championship ditinjau Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Senin (15/9/2025). Lokasi landing berada di pesawahan kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS). Sekitar 120 pilot dari 20 negara akan menjajal langit Sumedang untuk kategori Paragliding Cross Country (XC) yang take off di venue Batudua, Gunung Lingga, Kecamatan Cisitu.


Bupati Dony memastikan area landing benar-benar aman dan nyaman bagi seluruh peserta. “Keselamatan peserta adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan tempat ini memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang, sehingga para pilot bisa bertanding dengan maksimal,” ujarnya.


Selain kejuaraan dunia paralayang yang sudah digelar untuk keempat kalinya di Sumedang, masyarakat juga diajak untuk meramaikan Festival Pesona Jatigede 2025 yang digelar mulai Jumat, 19 September 2025.


Pesona Jatigede 2025 juga diisi peresmian jalan baru Jalan Lingkar Utara Jatigede oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jumat (19/9/2025). Hari Sabtu, 20 September digelar Jatigede 10K & Fun Walk yang diikuti ribuan peserta serta penampilan 1.000 penari umbul, atraksi aeroshow, 100 stand kuliner di kawasan Jalan Lingkar Utara, Pasiringkik. Haru Minggu 21 September, pembukaan resmi West Java Paragliding Championship di PPS Sumedang, dilanjutkan penerbangan perdana dari Batudua dan mendarat di Kantor Pemda Sumedang.


Bupati Dony mengajak seluruh masyarakat Sumedang untuk ikut serta dalam festival ini. “Mari sukseskan bersama Festival Pesona Jatigede dan West Java Paragliding Championship. Selain menjadi ajang olahraga dunia, kegiatan ini juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat Sumedang,” katanya. [*]


(penerbit: sumedangkab.go.id)

Bupati Sumedang Cek Lokasi Landing 120 Pilot Paralayang - Kabupaten Sumedang https://share.google/zck1QkIfQutd2cFFA

TMMD TNI AU ke-1 : Lanud Supadio Dukung Pengembangan Wisata Paralayang Bukit Raya Sambora

TNI AU. Lanud Supadio terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) TNI AU Ke-1 dengan melaksanakan pengerjaan jalan akses menuju lokasi Paralayang Bukit Raya Sambora, Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Senin (15/12).

Pembangunan dan perbaikan jalan akses ini menjadi langkah strategis dalam membuka dan meningkatkan konektivitas menuju salah satu destinasi wisata minat khusus unggulan di Kabupaten Mempawah. Selama ini, akses menuju lokasi paralayang masih terbatas dan sulit dilalui, terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung. Melalui TMMD TNI AU Ke-1, Lanud Supadio hadir untuk memberikan solusi nyata dengan membenahi badan jalan agar lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong antara personel Lanud Supadio dan warga setempat. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat proses pengerjaan jalan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI AU dan masyarakat. Kehadiran TMMD di Bukit Raya Sambora dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, karena akses jalan yang lebih baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pariwisata.

Akses jalan paralayang yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Selain itu, pembangunan infrastruktur ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata alam Kalimantan Barat sebagai daya tarik unggulan.

Melalui kegiatan TMMD TNI AU ke-1 ini, Lanud Supadio menegaskan peran TNI AU tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan udara, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan perekat persatuan. Jalan yang dibangun bukan sekedar akses fisik menuju lokasi paralayang, melainkan jalan harapan yang menghubungkan potensi daerah dengan masa depan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah.

Paralayang Kota Malang Siapkan Dua Opsi untuk Regenerasi Atlet


KEHILANGAN sejumlah atlet akibat batasan usia pada Porprov X Jatim 2027 mendatang tidak membuat Cabor Paralayang Kota Malang khawatir. Mereka akan memaksimalkan proses regenerasi atlet agar bisa tampil kompetitif. Pengurus cabor sudah punya dua skema untuk menyiapkan atlet baru.

Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Malang Samsul Hadi mengungkapkan, mereka saat ini kehilangan satu atlet putri karena sudah berusia di atas 23 tahun. Sementara untuk atlet yang punya jam terbang tinggi hanya tersisa satu atlet. Kondisi tersebut membuat mereka harus mencari sosok pengganti.

”Untuk jangka pendek kami akan mencari atlet dari daerah lain,” katanya. Menurutnya, perekrutan atlet putri cukup sulit membuat mereka harus mencari talenta dari kota dan kabupaten lain. Apalagi olahraga tersebut cukup mahal dari biaya latihan sampai pemenuhan peralatan.

Selain memanfaatkan mutasi atlet, pihaknya juga menyiapkan rencana jangka panjang. Mereka akan menjaring atlet dari Kota Malang yang berpotensi dibina jangka panjang. Salah satu fokusnya adalah mencari anak-anak dari mantan atlet paralayang yang berminat terjun ke cabang olahraga tersebut.

”Saat ini kami sudah memiliki dua atlet putra dan dua atlet putri untuk proyeksi Porprov 2029 mendatang,” katanya. Samsul menambahkan, pihaknya akan tetap menjalankan dua program tersebut. Sambil melihat perkembangan atlet mana yang paling siap untuk tampil di Porprov X Jatim 2025 di Surabaya. Targetnya mencapai prestasi yang lebih baik.(zan/gp)

Editor: Aditya Novrian

Sumber : Radar Malang

Lima Atlet Lanud Sut Siap Berlaga di Kejuaraan Paralayang TNI AU Subang

  PADANG, hantaran.co — Komandan Lanud Kolonel Nav Saeful Rakhmat bersama Kadispotdirga Lanud Sutan Sjahrir Mayor Tek Wahyudi Krisdyanto mel...